Yusril Diteror, Margarito: Kritik dibalas aksi teror & sikap tak beradab, itu namanya politik barbar

Artikel terkait : Yusril Diteror, Margarito: Kritik dibalas aksi teror & sikap tak beradab, itu namanya politik barbar

Margarito Kamis
POSMETRO INFO - Pakar hukum tata negara Margarito Kamis mengimbau para elite di Jakarta tidak menciptakan poltik bar-bar, yang menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan.  

"Kalau kritik dibalas dengan aksi teror dan sikap tidak beradab itu namanya politik bar-bar. Janganlah elit menciptakan politik bar-bar," kata Margarito kepada pers di Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Hal itu menanggapi aksi teror yang dialami bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra, Rabu (3/5/2016) saat menghadiri syukuran kemenangan warga Bidara Cina atas gugatan mereka di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

Mobil mercy milik Yusril yang diparkir tidak jauh dari lokasi acara disemprot cat oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 

Yusril merupakan kuasa hukum yang membela masyarakat Bidara Cina, Jakarta Timur dan juga warga Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

Margarito menilai, kejadian tersebut tidak disoal oleh Yusril. Hal itu karena kematangan dan kedewasaan mantan Menteri Kehakiman itu sebagai seorang politisi yang menghormati hukum.

"Saya pastikan pelaku teror itu adalah pihak-pihak yang jiwanya kerdil dan tidak siap berkompetisi secara sehat," tegas Margarito.

Margarito yakin aksi teror yang dihadapi Yusril tidak lepas dari sikapnya yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan Pemprov DKI Jakarta, terutama berkaitan dengan penggusuran. 

"Mestinya sikap kritik pak Yusril dihadapi dengan argumentasi hukum, bukan dengan teror. Apalagi yang dikritik pak Yusril adalah kebijakannya, bukan orangnya," tegas Margarito. [ts]

Artikel muslimnetwork2u Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 muslimnetwork2u | Design by Bamz